in

Disebut Game Burik, Inilah Rahasia Free Fire Menjadi Game Tersukses Saat ini

Dalam Industri game, banyak orang lebih condong pada grafis yang baik. Tapi kamu harus ingat bahwa grafik bukanlah segalanya. Contohnya saja game-game console dan PC dengan gambar tajam dan realistis, tapi mereka bisa kalah populer dengan game mobile yang biasa-biasa saja.

Bila tidak percaya, coba bandingkan kesuksesan game Fate Grand Order dengan Last of Us 2. Popularitas Last of Us 2 memang jauh lebih besar, tapi dari segi pemasukan dari player, Fate Grand Order jauh lebih baik.

Ekspektasi para gamer terhadap suatu game memang sangat besar. Para gamer berharap game terbaru haruslah jauh lebih baik daripada game-game sebelumnya.

Disaat mereka menemukan game baru namun dengan kualitas yang lebih buruk dari game sebelumnya, maka istilah game burik akhirnya keluar untuk menggambarkan rasa kekecewaan mereka.

Bagi player Free Fire, mungkin istilah game burik sering banget kamu dengar diberbagai kesempatan. Namun meski sering diejek game burik, tapi faktanya Free Fire menjadi salah satu game tersukses saat ini. Apa rahasianya?

1. Game Bergrafis Rendah

Game Free Fire adalah “clone” dari PUBG dengan beberapa elemen uniknya sendiri. Secara sederhana game bergenre battle royal ini berusaha menawarkan pengalaman survival yang setara tapi dengan budget yang lebih rendah.

Banyak mobile gamer memberikan inisial game burik. Istilah ini datang karena tampilan game ini jauh di bawah PUBG. Tapi banyak player tetap main game ini dan dari berbagai cerita, game ini tergolong sukses. Mengapa demikian?

Kesuksesan game ini terjadi karena 2 faktor, yaitu memaksimalkan gameplay dan akses barrier of entry yang kecil. Untuk dapat menggali lebih soal dua faktor ini, mari bahas lebih dalam secara terpisah dibawah ini

2. Tekankan Pada Gameplay Jika Ingin Lebih Sukses

Faktor pertama adalah gameplay. Seperti yang kamu tahu free fire memiliki setting dan gameplay loop sama dengan PUBG. Tapi disisi lain, mereka membuat game ini lebih mudah dimainkan di mobile.

Jika kamu menggali sejarah PUBG, kamu tentu tahu bahwa game ini berasal dari PC dan merupakan game berbayar.

Tapi saat di-port ke mobile, mereka jadi game gratis. Perpindahan platform ini mengorbankan banyak hal. Mulai dari grafik dan juga gameplay.

Saat kamu ingin bermain PUBG dengan pengalaman terbaik, versi PC sangat direkomendasikan. Dibandingkan dengan layar sentuh, PUBG lebih baik dimainkan dengan keyboard dan mouse. Karena penurunan gameplay ini, banyak orang merasa tidak cocok dengan PUBG.

Tapi di Free Fire, hal ini berbeda. Dengan mengorbankan grafik, game ini mampu menawarkan gameplay yang lebih sesuai dengan mobile platform. Mulai dari aim assist dan camera control yang lebih mudah, sampai kecepatan gameplay yang lebih optimal bisa kamu nikmati di game ini.

Selain penyesuaian gameplay yang lebih baik, Free Fire juga membuat perubahan yang banyak orang suka. Game ini dibuat setelah kesuksesan PUBG beberapa tahun lalu.

Tapi karena hal ini, mereka belajar kekurangan game tersebut dan menawarkan pengalaman gaming yang lebih baik dengan menghilangkan kelemahan tersebut. Hasilnya, banyak orang lebih menyukai gameplay di Free Fire.

3. Barrier of Entry yang Kecil

Selain faktor gameplay, game burik Free Fire juga menawarkan barrier of entry yang lebih kecil.

Misalnya PUBG yang merupakan game PC. Untuk dimainkan di mobile, downgrade harus dilakukan. Tapi downgrade ini terbatas. Karena penurunan yang terbatas ini, tidak semua smartphone bisa install game ini.

Tapi Free Fire berbeda. Selain menawarkan game gratis untuk dimainkan, spek yang dibutuhkan untuk main game ini tidak tinggi. Bagi gamer budget dengan smartphone spek rendah, hal ini adalah kelebihan tersendiri.

Jika semua smartphone bisa main game ini, maka semakin banyak juga player yang akan install game ini.

Dibandingkan PUBG, Free Fire menjangkau lebih banyak orang. Tentu saja pengorbanan dari sisi grafik harus dilakukan lebih drastis. Tapi hasilnya, gamer yang bisa install game ini juga semakin banyak.

4. Situasi Game Free Fire Saat Ini

Dari segi developer, game ini tergolong sukses. Tapi sayangnya, pandangan para gamer soal game ini masih sangat rendah.

Kebanyakan gamer memandang Free Fire sebagai budget PUBG. Memang, dari segi brand PUBG lebih unggul dan terkesan lebih legit. Banyak gamer yang mengutamakan grafik bahkan memberikan nama burik pada Free Fire karena terkesan “ketinggalan jaman”.

Bagi kamu yang saat ini menjadi developer game, pastikan untuk memberikan yang terbaik bagi player kamu.

Selama kamu tampil sebagai developer yang baik dan mampu membuat komunitas game yang sehat, banyak player pasti akan mencoba game kamu. Hal ini bisa dibuktikan dengan kondisi Free Fire saat ini.

Walaupun dijuluki game burik Free Fire, komunitas di dalamnya cukup sehat. Menggunakan insentif dan update serta engagement, player tidak akan mempermasalahkan rumor jelek tentang game ini.

Selama kamu mengelola komunitas yang baik, para player kamu tidak akan terlalu peduli soal pandangan gamer lain. 

5. Contoh Kesuksesan Memaksimalkan Grafis, Gameplay dan Barrier yang Rendah

Nah, jika Free Fire adalah contoh game dengan grafis rendah tapi sukses, kamu tentu bisa lebih sukses lagi jika memaksimalkan semua faktornya.

Seperti yang kamu tahu, para mobile gaming akan mencari game-game gratis yang menarik dan populer. Tapi hal ini mulai goyah saat game bernama Genshin Impact masuk ke pasaran.

Genshin Impact menawarkan gameplay yang dalam seperti kombinasi RPG dan Exploration. Banyak yang membandingkan game ini dengan Zelda: Breath of Wild dari Nintendo tapi dikombinasi dengan Tales JRPG series.

Walaupun game ini bisa dimainkan di PC dan PS4, kebanyakan orang lebih memilih main game ini di mobile.

Bagi yang tidak tahu, Genshin Impact mampu memadukan grafis yang indah, model gameplay yang populer (RPG + Exploration) dengan barrier of entry yang rendah karena Free to Play. Game ini adalah target yang banyak developer ingin coba buat tapi berat di modal.

Dari info yang tersebar, game ini membutuhkan waktu 4 tahun untuk dibuat. Itupun masih sebagian dari keseluruhan game.

Selain waktu pembuatan yang lama, biaya pembuatannya juga sangat besar. Mereka membutuhkan 100 juta Dolar Amerika untuk membuat game ini. Untuk hanya membuat mobile game, biaya ini sangat berat.

Tapi keseriusan mereka bisa menghasilkan banyak untung. Buktinya hanya dalam waktu satu bulan, mereka sudah mendapatkan 245 juta Dolar Amerika sebagai revenue. Data ini baru meliputi Android, padahal game ini juga tersedia di PC dan PS4.

Kesimpulan

Sebagai seseorang yang ingin terjun di dunia game industri mobile, kamu sekarang lebih tahu bagaimana cara lebih sukses. Jika kamu tidak punya modal banyak, contohlah game burik Free Fire.

Walaupun grafisnya tidak begitu, selama gratis dan menawarkan pengalaman bermain yang baik, orang tidak akan segan main game tersebut.

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0