in

Istilah Chicken Dinner? 3 Fakta Game PUBG yang Belum Diketahui Banyak Gamers

Istilah Chicken Dinner? 3 Fakta Game PUBG yang Belum Diketahui Banyak Gamers

Siapa sih yang tak kenal dengan game Player unknown’s Battlegrounds (PUBG), yang bergenre battle royale ini? Semua gamers pastinya tahu dan kemungkinan besar pernah memainkan game yang satu ini. Game ini pernah meledak di tahun 2018, khususnya di Indonesia.

Meski sering disebut kalah dengan saingannya, PUBG Mobile tetap membuktikan diri sebagai Game terlaris Januari 2020. Game battle royale buatan Tencent Games tersebut bahkan sukses menempati posisi puncak sebagai Game versi mobile terlaris selama lima bulan berturut-turut. Lagi-lagi, hal ini menjadi bukti bahwa PUBG Mobile tetap menjadi Game kesayangan oleh banyak masyarakat di berbagai belahan dunia.

Ketika para pemain memulai gamenya, mereka akan terjun dari sebuah pesawat dan menggunakan parasut ke berbagai lokasi untuk mereka loot. Sebuah lingkaran putih yang menandakan zona bermain akan muncul dan para pemain harus mengikuti masuk ke dalam lingkaran zona bermain tersebut. Zona bermain PUBG itu akan diperbarui dan mengecil ketika waktu lingkaran mencapai 0, hal tersebut membuat beberapa area menjadi tidak aman.

Pemain yang berada di luar lingkaran putih (zona bermain) akan kehabisan darah dan mati secara perlahan, lalu lingkaran putih tersebut akan mengecil secara terus-menerus dan membuat semua pemain yang tersisa pada lingkaran akhir untuk bertempur habis-habisan agar dapat  menjadi pemain terakhir dan memenangkan chicken dinner.

Siapa sangka, ternyata di balik ketenaran game ini, ada beberapa fakta tersembunyi game PUBG yang belum diketahui oleh banyak gamers. Inilah lima fakta yang harus Anda ketahui tentang PUBG.

1. Pencipta PUBG Bukan Gamer Sejati

Pencipta PUBG Bukan Gamer Sejati
Photo: Xatata

Siapa sangka, jika ternyata pencipta PUBG bukanlah seorang pecandu game. Dia adalah Brendan Greene. Greene bisa dibilang cukup terlambat terjun ke dalam dunia pengembangan game. Sebelum menjadi kreator PUBG, dia memulai kariernya sebagai fotografer dan desainer grafis. Keterampilannya dalam mendesain digunakan untuk mendesain game.

Greene mulai mendesain game saat memasuki usia 30-an. Awalnya, dia mengembangkan mod untuk Arma dan DayZ. Dari karyanya tersebut, Sony Online Entertainment bahkan mengajaknya untuk berkonsultasi dalam pengembangan H1Z1: King of the Kill. Dari situlah, Greene mendapatkan ilmu untuk pengembangan PUBG.

Brendan Greene mendapatkan beberapa inspirasi untuk game PUBG-nya, yakni novel The Hunger Games karya Suzanne Collins.

Perbedaan utamanya “loot” tidak terpusat seperti dalam novel The Hunger Games, mungkin maksudnya untuk menghindari pelanggaran hak cipta.

Selain itu, inspirasi utama PUBG juga datang dari film Jepang, Battle Royale, yang diadaptasi dari novel dengan nama yang sama (diterbitkan pada tahun 1999), yang ditulis oleh Koushun Takami.

Dalam novel itu, lima puluh siswa sekolah menengah diculik, dijatuhkan ke lokasi terpencil oleh pemerintah. Mereka dipaksa untuk saling membunuh hingga yang tersisa hanya satu orang siswa. Peti PUBG berbayar pertama dalam game memiliki kostum yang menyerupai kostum dari film Battle Royale, terutama baju olahraga warna kuning Chiaki Kuriyama.

2. Asal Muasal Frasa Winner Winner Chicken Dinner

Asal Muasal Frasa Winner Winner Chicken Dinner
Photo: Panda Gaming

Pecinta game PUBG pasti sudah sangat familiar dengan frasa Winnier Winner Chicken Dinner. Istilah dari Winner Winner Chicken Dinner pertama kali populer pada tahun 1970-an di Las Vegas, Amerika Serikat.

Ungkapan tersebut muncul dari para gambler yang mencoba keberuntungannya, di kota yang tidak pernah mati ini.Pada tahun 70-an, nominal taruhan paling kecil untuk berjudi di Las Vegas adalah 2 Dollar. Dimana dengan uang 2 Dollar saja sudah bisa membuat kamu makan malam.

Menunya adalah ayam, dimana harga ayam untuk makan malam saat itu seharga 1 Dollar 79 sen. Sehingga muncullah istilah Winner Winner Chicken Dinner dan ramai digunakan untuk menggambarkan sebuah kemenangan sampai saat ini! Lalu kenapa menjadi sebuah istilah di game PUBG?

Jawaban pastinya adalah keberuntungan! Ketika pemain terjun dari pesawat, dan lokasi yang dituju adalah pusat dari lingkaran yang menyempit. Hal itu sudah membuat Anda menjadi orang yang beruntung dalam bermain PUBG.

3. Tindak Pidana Pada Cheater

Tindak Pidana Pada Cheater
Photo: gamebyte

PUBG menggunakan software anti-cheat dari BattlEye yang memungkinkan pemain untuk melaporkan aktivitas mencurigakan melalui replay deathcam. PUBG telah banyak menghapus akun pemain yang menggunakan cheat dalam permainannya. Di tahun 2017, lebih dari satu juta akun dihapus. Bahkan di tahun 2018 juga masih banyak pemain yang terpaksa harus dihapus oleh pihak PUBG karena telah bermain curang.

PUBG Corporation nggak hanya menghentikan cheater di dalam game, tapi juga melacak dan menangkap orang-orang yang membuat software cheat-nya. Dilansir PC Gamer, Tencent, pengembang game ini di Tiongkok, sudah menangkap sekitar 120 orang pengembang software cheat untuk PUBG.

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0